Mengapa?

Mengapa saat perempuan ‘biasa’ update tentang cinta disebut alay sedangkan ketika perempuan bercadar yang update dipuja?
Mengapa ketika perempuan ‘biasa’ update tentang jodoh disebut murahan sedangkan saat perempuan bercadar melakukannya disebut sholehah dengan dalih ingin segera memuliakan sunah?
Mengapa ketika perempuan ‘biasa’ nikah muda disebut ‘udah gak tahan’, ‘tak berpikir panjang’, ‘labil’, bahkan ‘hamil duluan’ namun ketika perempuan bercadar yang begitu seantero bumi kagum padanya seakan-akan dia adalah malaikat?
Mengapa?

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s