Teori Cinta

Judul yang cukup melankolis dan cringe tapi sepertinya cukup tepat.

Pertama-tama ini semua berawal dari pemikiran bahwa jangan-jangan aku belum pernah benar-benar mencintai seseorang. Sebenarnya udah lama punya pemikiran ini. I mean tertarik iya, tapi berjuang yang kayak orang-orang tuh kayaknya belum pernah.

Dan yang pasti andaikata aku benar-benar pernah mencintai seseorang gak mungkin aku jomblo sekarang. Ya, itu karena aku yang selalu menyudahi. Kalau aku tidak menyudahi artinya ada 60% kemungkinan aku masih in relationship with someone, right? Hmmm.

Oke, mari berbicara bagaimana akhirnya aku menulis ini. Continue reading “Teori Cinta”

Sajak (2019)

Karantina karena COVID-19 adalah saat dimana badanku pegal semua karena rebahan dan mengkhayal.

Setelah coba-coba masak ataupun sekedar eksperimen dalgona coffee yang hits. Aku hari ini bersih-bersih file handphone-ku lalu tak sengaja membaca tulisan-tulisanku di notes.

Keren juga kupikir. Jadi mau kutulis disini. Sepertinya 2019 adalah tahun aku jatuh cinta. Terbukti ada tiga sajak yang kutulis haha bercanda, sebenarnya saat itu efek skripsian jadi otakku tergerak terus untuk menulis sesuatu. Dikarenakan tidak ada judul dari sajak-sajak itu jadi kutulis saja judulnya sesuai bulan kutulis sesuai catatan di notes.

Mei 2019

Untuk kamu yang memilih pergi

Apa kabar?
Kamu baik-baik saja kan
Lucu ya bila mengingat masa lalu 
Saat itu kau yang memintaku untuk tetap bertahan
Nyatanya? Kau lah yang menyerah Continue reading “Sajak (2019)”

Tes Kepribadian MBTI dan Mimpi yang Mustahil

Akhirnya setelah perjuangan yang menguras keringat, darah, airmata dan tentunya uang, pada tanggal 11 November aku resmi yudisium. Rasanya gak nyangka seseorang seperti diriku yang kubah (kuliah ghibah-kuliah ghibah) akhirnya bergelar sarjana. Big thanks untuk doa mamah yang tak pernah putus untukku.

1 jam setelah pulang yudisiuman yang penuh hiruk pikuk dan ucapan selamat baik secara langsung maupun lewat sosial media, aku pun bersiap untuk melakukan aktivitasku seperti biasa; rebahan. Lalu tiba-tiba pikiranku melayang dan jiwaku berteriak, Continue reading “Tes Kepribadian MBTI dan Mimpi yang Mustahil”

Kita Terlalu Sama

Menurutmu akulah yang keras kepala tapi kau lupa siapa yang suka diam seribu bahasa bila hatimu tak terima sedikit saja.

Menurutku kamulah yang paling mau menang sendiri walaupun aku sadar akulah yang paling keras berargumen mencercamu dengan diksi-diksi.

Menurutmu kamulah yang tersakiti karena aku jarang mengatakan seberapa dalam sayang ini.

Menurutku akulah yang tersakiti karena jarangnya kau berkata, yang keluar dari bibirmu kuanggap pasti kau wujudkan segalanya.

Kau terlalu banyak diam, katamu itu caramu memahamiku.

Bagimu aku terlalu banyak bicara, padahal itu bagian dari kekhawatiranku kehilanganmu.

Kupikir kita sama, sama-sama ingin dicintai dengan versi kita masing-masing hingga akhirnya kita melupakan tugas utama; mencintai.

Pindahnya Ibukota Indonesia ke Kalimantan Timur, Misi Rahasia?

Mungkinkah ada misi rahasia di balik pindahnya ibukota negara?
Pertama-tama ini adalah murni opini aku sebagai netizen juga sebagai salah satu rakyat Indonesia pada umumnya dan sebagai warga Kalimantan Tengah khususnya.

Senin, 26 Agustus 2019 presiden RI yaitu pak Joko Widodo dengan resmi ketok palu mengatakan bahwa ibukota baru Indonesia pindah ke Kalimantan Timur.
Perasaanku sendiri sebenarnya ya biasa saja tapi pikiranku tidak tenang sama sekali.

Continue reading “Pindahnya Ibukota Indonesia ke Kalimantan Timur, Misi Rahasia?”

Mengapa?

Mengapa saat perempuan ‘biasa’ update tentang cinta disebut alay sedangkan ketika perempuan bercadar yang update dipuja?
Mengapa ketika perempuan ‘biasa’ update tentang jodoh disebut murahan sedangkan saat perempuan bercadar melakukannya disebut sholehah dengan dalih ingin segera memuliakan sunah?
Mengapa ketika perempuan ‘biasa’ nikah muda disebut ‘udah gak tahan’, ‘tak berpikir panjang’, ‘labil’, bahkan ‘hamil duluan’ namun ketika perempuan bercadar yang begitu seantero bumi kagum padanya seakan-akan dia adalah malaikat?
Mengapa?

REVIEW FILM INDIA YANG PERNAH KU TONTON

So disini bukan soal terbaik ataupun terburuk dan aku juga bukan buat ngerekomendasiin ini itu juga buat kalian. Itung-itung nambah artikel di pencarian. Hehe.

  1. Taare Zameen Paar

Ini menceritakan tentang anak yang dianggap bodoh sama ortunya dan ternyata anak itu mengidap kelainan yang disebut dyslexia. Buat yang gak tau apa itu kalian bisa searching sendiri atau tanya temen kalian yang jurusan psikologi. Aktor yang jadi tokoh utama Continue reading “REVIEW FILM INDIA YANG PERNAH KU TONTON”

Bila Jodoh, Tanpa Meminta Pun Dia Datang

Assalamualaikum Wr.Wb

Okay mungkin pertama kalinya aku mosting pake salam di blog ini karena ini menyangkut akan teman-teman seagamaku.

So, sebelumnya aku mau cerita dulu jadi sekarang yaitu Juni 2016 aku tepat satu tahun atau sudah dua semester kuliah di salah universitas negeri berbasis agama Islam di salah satu kota besar di Indonesia.

Banyak banget yang berubah dari aku mulai dari gaya hidup, pergaulan sampai tingkat keimananku sendiri.

Yang pertama gaya hidup, namanya juga universitas Islam pasti kan kita di kampus pake jilbab and we also wear hijab that Indonesian usually called it as baju gamis. Bahkan kami gak boleh pake celana, selonggar apapun itu.

Kedua, pergaulan. Aku kan basisnya dari sekolah biasa nah di kampusku ini rata-rata lulusan pesantren dan it was kinda difficult at first, ya begitulah.

Lalu tingkat keimanan, jadi bapakku itu mualaf dan bisa dibilang kami juga gak relijius-relijius amat Cuma karena mamaku guru jadi pernah jadi guru ngaji juga dan inilah yang jadi bibit awal aku dalam ibadah. Semua yang ngajarin mamaku. Dari ngaji, sholat, everything. Disini, aku belajar lebih dalam lagi mulai dari hadis, tafsir, sejarah bahkan hermeneutika briliant para cendekiawan muslim. Fyi, Mahmud Muhammad Thaha is my favorite.

Nah, inilah inti dari Continue reading “Bila Jodoh, Tanpa Meminta Pun Dia Datang”

Jessica VS Tiffany? Please u got no jams.

Jadi disini aku sebagai JeTi shipper sangat menyayangkan kepada para netizen yang membandingkan-bandingkan album solo dua cewek berbakat ini.

As we know, mereka aja saling dukung nah kenapa kita yang notabenenya cuma penonton malah heboh nyudutin salah satunya?

Kenapa kamu gak dapat selai-selai (jam=selai) kalau kamu ngeversus-in mereka? Continue reading “Jessica VS Tiffany? Please u got no jams.”