Tes Kepribadian MBTI dan Mimpi yang Mustahil

Akhirnya setelah perjuangan yang menguras keringat, darah, airmata dan tentunya uang, pada tanggal 11 November aku resmi yudisium. Rasanya gak nyangka seseorang seperti diriku yang kubah (kuliah ghibah-kuliah ghibah) akhirnya bergelar sarjana. Big thanks untuk doa mamah yang tak pernah putus untukku.

1 jam setelah pulang yudisiuman yang penuh hiruk pikuk dan ucapan selamat baik secara langsung maupun lewat sosial media, aku pun bersiap untuk melakukan aktivitasku seperti biasa; rebahan. Lalu tiba-tiba pikiranku melayang dan jiwaku berteriak, Continue reading “Tes Kepribadian MBTI dan Mimpi yang Mustahil”

Kita Terlalu Sama

Menurutmu akulah yang keras kepala tapi kau lupa siapa yang suka diam seribu bahasa bila hatimu tak terima sedikit saja.

Menurutku kamulah yang paling mau menang sendiri walaupun aku sadar akulah yang paling keras berargumen mencercamu dengan diksi-diksi.

Menurutmu kamulah yang tersakiti karena aku jarang mengatakan seberapa dalam sayang ini.

Menurutku akulah yang tersakiti karena jarangnya kau berkata, yang keluar dari bibirmu kuanggap pasti kau wujudkan segalanya.

Kau terlalu banyak diam, katamu itu caramu memahamiku.

Bagimu aku terlalu banyak bicara, padahal itu bagian dari kekhawatiranku kehilanganmu.

Kupikir kita sama, sama-sama ingin dicintai dengan versi kita masing-masing hingga akhirnya kita melupakan tugas utama; mencintai.

Mengapa?

Mengapa saat perempuan ‘biasa’ update tentang cinta disebut alay sedangkan ketika perempuan bercadar yang update dipuja?
Mengapa ketika perempuan ‘biasa’ update tentang jodoh disebut murahan sedangkan saat perempuan bercadar melakukannya disebut sholehah dengan dalih ingin segera memuliakan sunah?
Mengapa ketika perempuan ‘biasa’ nikah muda disebut ‘udah gak tahan’, ‘tak berpikir panjang’, ‘labil’, bahkan ‘hamil duluan’ namun ketika perempuan bercadar yang begitu seantero bumi kagum padanya seakan-akan dia adalah malaikat?
Mengapa?

Bila Jodoh, Tanpa Meminta Pun Dia Datang

Assalamualaikum Wr.Wb

Okay mungkin pertama kalinya aku mosting pake salam di blog ini karena ini menyangkut akan teman-teman seagamaku.

So, sebelumnya aku mau cerita dulu jadi sekarang yaitu Juni 2016 aku tepat satu tahun atau sudah dua semester kuliah di salah universitas negeri berbasis agama Islam di salah satu kota besar di Indonesia.

Banyak banget yang berubah dari aku mulai dari gaya hidup, pergaulan sampai tingkat keimananku sendiri.

Yang pertama gaya hidup, namanya juga universitas Islam pasti kan kita di kampus pake jilbab and we also wear hijab that Indonesian usually called it as baju gamis. Bahkan kami gak boleh pake celana, selonggar apapun itu.

Kedua, pergaulan. Aku kan basisnya dari sekolah biasa nah di kampusku ini rata-rata lulusan pesantren dan it was kinda difficult at first, ya begitulah.

Lalu tingkat keimanan, jadi bapakku itu mualaf dan bisa dibilang kami juga gak relijius-relijius amat Cuma karena mamaku guru jadi pernah jadi guru ngaji juga dan inilah yang jadi bibit awal aku dalam ibadah. Semua yang ngajarin mamaku. Dari ngaji, sholat, everything. Disini, aku belajar lebih dalam lagi mulai dari hadis, tafsir, sejarah bahkan hermeneutika briliant para cendekiawan muslim. Fyi, Mahmud Muhammad Thaha is my favorite.

Nah, inilah inti dari Continue reading “Bila Jodoh, Tanpa Meminta Pun Dia Datang”

Jessica VS Tiffany? Please u got no jams.

Jadi disini aku sebagai JeTi shipper sangat menyayangkan kepada para netizen yang membandingkan-bandingkan album solo dua cewek berbakat ini.

As we know, mereka aja saling dukung nah kenapa kita yang notabenenya cuma penonton malah heboh nyudutin salah satunya?

Kenapa kamu gak dapat selai-selai (jam=selai) kalau kamu ngeversus-in mereka? Continue reading “Jessica VS Tiffany? Please u got no jams.”

Mad AF.

Sorry for the title but I seriously get drunk with my self-control right now. Okay, I’m mad as fuck.
I just feel like everyone in this world are all bullshits.
Like please, if you dislike me, please tell me or you may show it.
If you hate me, you can leave, don’t make yourself busy to handle me but then talking bitchy at my back. Backstabbed.
Please, I don’t need fake friends that can laugh infront of my face then spit infront of my ass. Lol.
Funny to remember how they’re smiling look like angels but actually they’re only a bunch crazy fox that seeking for attention. Haha, basic bitches.

Cinta Tuhan

Mengukur cinta Tuhan pada kita adalah hal terkonyol yang pernah ada?
Bahkan bila Tuhan membencimu pun, kau haruslah menjadi makhluk berbahagia karena Tuhan masih ‘tau’ engkau.
Manusia terkadang lupa pada yang kekal.
Manusia selalu berusaha mencari-cari hal yang tidak jelas kepastiannya.
Andai Tuhan berego layaknya manusia, mungkin telah terbelahlah bumi ini jauh sebelum Adam turun ke dunia.
Namun, Tuhan tidak.
Dia malah memberi kita kesempatan.
Bahkan di kesempatan itu, kita mendapat apa yang tidak kita sangka.
Sungguh sangat menyedihkan bila kita masih bingung mencari cinta-Nya dan lebih menyedihkan lagi bila kita malah memikirkan cinta lain yang sejatinya berasal dari-Nya.

Moody

Sebenernya ini dadakan curhatnya tapi gpp kan ea.

Aku tu gapaham ah. Akhir-akhir ini suka gajelas.

Jadi gini, kemaren itu tiba-tiba kenapa aku tu rasanya sediih banget dan itu ngefek kesekeliling aku pokoknya sebenarnya ini semacam mental shock/? gara-gara tugas yang kayaknya ngelebihin kasih ibu sungguh tak terhingga sepanjang masa hanya memberi dan bisa kembali karena harus direvisi ;( nahkan syedih aku jadinya kalo ngingat itu.

Jadi kemarin itu saking moodynya aku, sobat-sobatku kumaki2 smua ampe ada yang ku DC Continue reading “Moody”

Dimana?

Dimana aku mencari?
Apakah disana?
Ataukah kau sudah disini?
Apakah aku hanya kurang peka?
Atau sebenarnya aku tau saja tapi ego ini yang menutupinya?
Atau…
Apakah aku memang masih belum pantas untuk bertemu denganmu?
Ah, kupikir aku terburu-buru…
Dimanapun kamu, tetaplah jadi dirimu sendiri agar aku cepat menemukanmu, segera.

Kuliah?

Hai gaiz, percaya gak aku sekarang udah kuliah loh dan hebatnya aku ngambil jurusan perbankan dan itu jauuuuuuuuuuuh banget ekspektasiku.

Kuliah tuh gak serame kayak disinetron yang cuma bisa tepe-tepe dikampus. Masa aku tiap hari ada aja tugas makalah belum lagi tugas akhir, sumbernya musti dari buku pula.

Buat kalian yang dulu sering baca blog ini pasti sekarang udah ada yang kuliah juga kan? Ayo ngaku haha mari berbagi di kolom komentar :*